Pingates NASATEKNIK76

Sabtu, 01 Oktober 2011

UNINTERRUPTIBLE POWER SUPPLIES (upS)
UPS adalah suatu perangkat electronic yang berguna untuk stabilizer tegangan maupun sebagai back up tegangan di saat adanya pemadaman     arus listrik (tidak ada tegangan power supply 220 V).
Pada UPS keluaran dari ICA kelebihannya merupakan  UPS jenis tidak terputus dengan output sinusoids yang menggunakan teknologi high Voltage PWM (Pulse width Modulation) dan di lengkapi dengan static transfer switch. Sehingga UPS ini menghasilkan daya output sangat stabil dan bebas dari tegangan transient, jadi sangat baikuntuk di gunakan pada peralatan yang sensitive seperti computer, system telekomunikasi dan peralatan canggih lainnya.
UPS ini  mempunyai kemampuan beban  non linier yang tinggi (crest ratio 3:1) ,sehingga memungkinkan untuk digunakan pada beban – beban  seperti switching power supply atau beban kapasitif tinggi .
 Sistem static transfer switch (STS) merupakan suatu system dimana output UPS berasal dari inverter di by-pass ke input PLN pada saat kondisi over load (bila PLN ada) dengan waktu transfer 0 ms dan static transfer switch  secara otomatis akan kembali memindahkan output UPS ke Inverter, bila sudah tidak terjadi over load. Bila terjadi kerusakan pada inverter, Output UPS melalui STS juga akan di by pass  ke input PLN dengan waktu transfer hanya 2 ms.
UPS ini dilengkapi juga interface untuk berkomunikasi  dengan computer , baik dengan system operasi window 95,98,ME, UNIX/LINUX maupun Window NT4/2000.
Informasi yang diberikan  ke computer adalah saat PLN mati dan saat battery akan habis.
PANEL MONITOR
1.    Monitor Display  :
Dapat menunjukkan 4 macam pengukuran (Tegangan output, frekuensi output ,arus output  dan tegangan battery ) secara bergantian  dengan menekan tombol monitor select (8).

2.    Mains:
LED hijau , menunjukkan PLN ada

3.    Inverter :
LED hijau menunjukkan Inverter bekerja

4.    By pass Output :
LED kuning menunjukkan output  berasal dari PLN melaui static Transfer switch.

5.    Inverter output :
LED hijau menunjukkan output berasal dari inverter.

6.    Overload :
LED merah menunjukkan keadaan beban lebih.

7.    Fault :
 LED merah menunjukkan adanya gangguan pada inverter.

8.    Monitor Select  :
Switch untuk merubah penunjukkan display

9.    Switch ON :
Switch untuk menghidupkan UPS setelah main switch (MCCB 1 ) di hidupkan .

CARA PENGOPERASIAN
1.    Menghidupkan UPS
a.   Hidupkan semua circuit breaker pada panel belakang .
b.   Tekan tombol ON pada panel Depan .
c.    Hidupkan beban yang terpasang pada Output.

2.    Pada saat tegangan jala –jala mati , UPS akan segera bekerja tanpa waktu transfer ( 0ms) dan buzzer akan berbunyi tiap 4 detik. Pada saat battery akan habis , buzzer akan berbunyi tiap 1 detik.

3.    Mematikan UPS

a.   Matikan semua beban yang terpasang pada UPS.
b.   Tekan tombol “ OFF/Reset” pada panel depan.
c.    Metikan semua circuit breakerpada panel belakang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar